-
Admin 24news
- 14 Peb 2026
playing victim untuk menarik simpati masyarakat, bukan Dalam politik, segala sesuatu bisa saja terjadi, termasuk sengaja merusak atribut sendiri di wilayah lawan agar masyarakat berpikir bahwa paslon lawan yang merusak baliho tersebut. Ada juga yang berbicara seolah-olah ingin demokrasi berjalan baik dan sehat, tetapi kelakuannya justru merusak demokrasi."Ujar Fuja Ibrahim.
Fuja Ibrahim menegaskan agar masyarakat, terutama pendukung masing-masing calon, tidak terpancing atau terprovokasi oleh cara-cara seperti itu. "Mari kita laksanakan proses pilkada dengan riang gembira. Kita unggulkan SDM untuk Kuansing Hebat," tutup Fuja Ibrahim.