-
Admin 24news
- 13 Jan 2026
kemudian dipetakan. Karakter pemilih milenial dan Gen Z biasanya FOMO (Fear of Missing Out) atau condong kepada yang viral. Mengapa demikian,Karena kurangnya pendidikan politik secara langsung dan biasanya apa yang mereka serap hanya berdasarkan apa yang tersedia di layar media sosial mereka. Namun, kelebihannya, jari-jari mereka cepat dan biasanya mereka yang membuat sesuatu menjadi viral.
Lanjut Tio, setelah mengetahui karakter tersebut, untuk membentuk kekuatan (Strengths), perlu dilakukan pemetaan, yakni menentukan di mana saja lokasi milenial dan Gen Z ini berada. Sasaran biasanya adalah influencer atau orang yang mampu mempengaruhi.
Terakhir,Attack (Serang) Serangan di sini maksudnya adalah apa yang digunakan untuk menarik pemilih milenial dan Gen Z ini? Bisa jadi dengan visi misi yang bagus, dan tindakan yang terlihat nyata dan masuk akal bagi milenial dan Gen Z. Kepentingan milenial dan Gen Z ini biasanya tidak muluk-muluk, kebanyakan adalah ruang berekspresi. Sebenarnya banyak kelompok influencer ini, seperti konten kreator, penggiat media sosial, kelompok