Sabtu 30 Mei 2026

Kursi Kosong PT. Kuantan Sawit Perkasa (KSP): Sinyal Arogan atau Strategi Mengulur Waktu?


  • Admin 24news
  • 26 Mei 2026

KSP memicu dugaan adanya sokongan oligarki atau jaminan keamanan dari pihak tertentu yang membuat mereka merasa tidak wajib tunduk pada pengawasan lokal. Ketika sebuah korporasi merasa lebih besar dari institusi negara di daerah, hal itu menandakan adanya lampu kuning bagi kedaulatan tata kelola wilayah.

​Dua kali mangkir dalam hitungan pekan bukanlah kelalaian administratif. Ada dua skenario spekulatif yang patut dibaca dari gerak-gerik manajemen PT. KSP:

Strategi Mengulur Waktu (Buying Time)

Ada kemungkinan perusahaan sedang "membersihkan rumah" mereka. Mangkir dari hearing memberikan waktu tambahan bagi tim legal dan operasional perusahaan untuk merapikan celah-celah hukum, memperbarui dokumen yang kedaluwarsa, atau mencari celah lobi di tingkat yang lebih tinggi sebelum benar-benar terdesak membuka dapur mereka di hadapan dewan.

Menguji Nyali Lembaga DPRD dan Pemerintah Daerah

PT. KSP tampaknya sedang membaca peta kekuatan DPRD Kuansing. Dengan sengaja tidak hadir, mereka menguji seberapa jauh taji dan keberanian para wakil rakyat. Jika DPRD hanya merespons

BERITA LAINNYA